Sebenarnya walau Mama sering terlihat sewot dan suka marah bin kesel sama Ayah kalian, dalam hati Mama bersyukur Ayah kalian itu baik.
Walaupun kasur di kamar ukurannya super king 200x200, wahai kalian anak-anak, tidurnya sangat lasak sekali. Mama pun biasanya hanya tidur dalam posisi miring. Ayah tentu saja tidak dapat tempat dan harus rela tidur di kasur lipat. Mama tidak suka pisah kamar, kalau tetap di kamar yang sama sewaktu-waktu Mama bisa lepas dari Wawa, Mama bisa turun ke bawah. Sudah 2 tahun ini, kamar anak-anak masih mubazir yaa, tidak ditiduri.
Saat malam tiba, kadang Mama iba juga sama Ayah yang tidur di kasur lipat. Tapi Ayah tidak pernah mengeluh, karena tidur tidak bisa bergerak seperti Mama walaupun kasurnya lebih empuk tetap saja menyiksa dan pegal 🤪
Ayah Sebenarnya tidak pernah benar-benar menjelaskan posisinya di kantor. Yang Mama tau, Ayah sibuk, banyak kerjaan, rapat terus. Pada suatu waktu, kita berkunjung ke rumah teman Ayah yang baru saja dikaruniai buah hati. Disitu Mama baru tau kalau sebenarnya, posisi Ayah yang baru itu orang penting. Ayah mendapatkan fasilitas kantor dimana hanya Ayah yang entitle, yang lain tidak.
Di hari lain, Auntie HP mengirimkan gambar Ayah sedang berfoto dengan perwakilan klien yang didapatnya dari LinkedIn. Auntie HP bilang sepertinya Kak Azi orang penting.
Terlepas ternyata Ayah orang penting, Ayah tidak pernah menganggap dirinya bos di rumah. Ayah mau turun tangan mengurus kalian, mencebok kalian kalau ada yang pup, dan sebagainya.
Karena seperti yang diucapkan Ali Wong di comedy special terbarunya "Don Wong", apapun pekerjaan seorang istri, bos, bekerja, ataupun ibu rumah tangga, she will be your boss and bossing around the house 😌
Dan Ayah tau itu 😂
Jadi intinya, sebos apapun seseorang, lebih bos lagi istrinya 🤪🤪🤪
Comments
Post a Comment